Ajaibnya Kata Terima Kasih

terima kasih.jpg

Setelah sepuluh hari berjibaku dan jatuh bangun mengelola emosi untuk mewujudkan komunikasi produktif dalam keluarga kami.  Akhirnya saya sampai pada titik rasa syukur yang memenuhi seluruh jiwa dan raga. Belajar mengelola emosi tidaklah mudah dan tak akan pernah mencapai garis finis.  Benar memang, mengelola emosi ada ilmunya dan berkaitan dengan tazkiyatun nafs (mensucikan jiwa).  Mengelola emosi tidak hanya melatih mengatasi emosi negatif tetapi juga lepas dari autopilot parenting.  Sadar bahwa membentak anak merupakan hal yang salah namun masih saja melakukannya.  Pengasuhan buah hati semakin sulit karena belum mampu menuntaskan inner child.

Salah satu cara untuk healing inner child yaitu dengan Tazkiyatun Nafs (membersihkan diri).  Melakukan sholat tobat memohon ampun dan pertolongan kepada Allah.  Seorang ibu memang harus menuntaskan masalah pada dirinya  agar tidak menjadi orang tua bersumbu pendek yang selalu melampiaskan amarah masa lalu kepada putra-putrinya. Belajar berdamai dan memaafkan masa lalu sembari menatap masa depan dengan penuh rasa syukur.

Rasa syukur kepada Allah dapat diaplikasikan dengan selalu mengucapkan terima kasih kepada pasangan dan buah hati.  Kata terima kasih yang tulus memiliki makna sangat dalam serta ada penghargaan terhadap orang lain yang tersirat di dalamnya.  Terima kasih juga merupakan wujud rasa syukur yang besar kepada Allah SWT. Coba mari kita renungkan sejenak hadits Rasulullah SAW. yang diriwayatkan oleh Aisya ra.  Rasulullah SAW bersabda “Orang-orang yang paling banyak bersyukur kepada Allah ialah orang-orang yang paling banyak bersyukur/ berterimakasih pada orang-orang (Al Mu’jam Al Kabir Lit Tabrani).

Yah, bagi saya kata terima kasih seperti mantra yang penuh magic.  Dulu saya selalu mengatakan pada anak saya” ayo habiskan makannya.” Namun sekarang saya menggantinya dengan kalimat “Bunda akan sangat berterima kasih kalau Mas mau menghabiskan makannya.”  Atau “Bunda akan sangat berterima kasih kalau adik mau membereskan mainan.”  Hanya dengan mengubah bahasa saja hasilnya sangat luar biasa.  Banyak sekali perubahan pada diri anak saya karena perasaan dihargai membuatnya lebih mandiri dan tanggung jawab.

Alangkah indahnya jika rumah kita selalu dihiasi dengan ucapan terimakasih sebagai wujud rasa syukur kita pada Ilahi. .  Misalnya, “Terima kasih, ya Yah, sudah nganterin Bunda ke pasar.” Atau “Terima kasih ya, sudah bantuin nyuci baju.”  Suatu ketika Ayah berucap ”Terima kasih untuk segelas kopi yang nikmat ini, ya Bunda” atau “Terima kasih Bunda karena telah melahirkan bocah-bocah mungil yang mewarnai hidup kita”.  Selain itu, Ayah dan Bunda juga bisa mengucapkan terima kasih untuk anak-anak ”Terima kasih, ya Nak sudah bangun pagi tepat waktu” atau terima kasih sayang karena sudah mengerjakan PR dengan baik” bisa juga terima kasih ya nak sudah sholat maghrib dengan tertib”.  Maka InsyaAllah anak-anak pun akan mengucapkan terimakasih pada orangtuanya, ” terimakasih Bunda, sarapannya enak sekali” atau “terimakasih Ayah, sudah mengantarku sekolah.”

Saya pun, memulai hari dengan mengucapkan terima kasih kepada Allah karena telah menganugerahkan guru-guru kecil kepada saya.  Yah, kehadiran bocah-bocah mungil itu, memamg menjadikan saya seorang pembelajar.  Belajar menjadi orang tua, belajar menjadi koki, dokter, perawat dan manager keuangan yang handal.  Meskipun tingkah polah mereka mengguratkan rasa perih, selalu ada sykur terucap.

“Ya Allah, saya ridho bila anak saya masih sering terlambat datang ke masjid.  Namun, ijinkanlah esok mereka menjadi pengisi shaf terdepan.”

“Ya Allah, saya ridho jika kini mereka masih menghabiskan waktu untuk bermain.  Namun, ijinkanlah esok mereka mengisi waktunya untuk mengingat nama-Mu.”

Rasa syukur tersebut, mengajari saya untuk selalu rileks dan optimis membersamai anak-anak karena saya yakin ada Sang Kuasa yang Maha penolong, tempat bersandar.  Benar kiranya, Raise your Child. Raise YourSelf.

Surabaya, 17 Ramadhan 1438 H

#level1

#day10

#tantangan10 hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s