Berangkat Sekolah

learn-2412781_640.jpg

Sudah seminggu, Raisa (5 th) sekolah.  Sabtu yang lalu saya berkesempatan bertemu dengan guru wali kelas Raisa.  Momen tersebut saya gunakan untuk berdialog tentang keadaan putri saya selama di sekolah.  Saya sedikit terkejut dengan penuturan Ustadzah Ami.  Menurut beliau Raisa sangat mandiri dan sering membantu temannya di kelas.  Termasuk meminta ijin bila ingin ke toilet.  Bukan hanya itu, Raisa juga selalu membagi bekalnya untuk kawan-kawannya.  Dia terlihat sangat dewasa.

Syukur yang dalam selalu saya panjatkan kepada Allah SWT,   Raisa menunjukkan kemajuan yang pesat dalam hal berlatih kemandirian.  Dia sudah bisa bangun sendiri diwaktu shubuh dan terbiasa membereskan tempat tidur.  Minggu kedua saya mulai melatihnya menyiapkan sendiri bekal dan perlengkapan sekolah.  Mandiri menyiapkan bekal sekolah bukan berarti harus membeli atau memasak bekalnya namun, bisa memutuskan ingin membawa bekal apa dan memasukkan kotak bekal ke tas sekolah.  Sementara menyiapkan perlengkapan sekolah bisa diawali dengan menyiapkan kaos kaki dan seragam sekolah yang akan dipakainya.

Malam hari sebelum tidur Raisa mengutarakan keinginan untuk membawa bekal martabak mie dan susu.  Sewaktu saya tanya kenapa ingin bawa martabak mie lagi.  Jawabnya singkat dan menyentuh hati, karena teman-temannya suka martabak mie buatan Bunda apalagi kalau dikasih sosis.

Semangat senin, setelah sholat shubuh Raisa menyiapkan sendiri kaos kaki dan seragam yang akan dipakainya.  Sementara Raisa mandi, saya membuat martabak mie plus toping sosis sapi.  Setelah sarapan, Raisa memasukkan kotak bekal dan susunya ke dalam tas, memakai sepatu dan siap berangkat sekolah.  Lega tak terkira, putri mungilku sangat antusias sekolah.  Bahagia yang menjalari hati bersambut doa semoga Raisa selalu gemar belajar, selalu mandiri, berempati dan suka menolong orang lain.

Melatih kemandirian anak mulai dari hal sepele sangat berpengaruh pada kepribadian si anak.  Rasa percaya diri yang tumbuh membuatnya mudah bersosialisasi dengan teman dan lingkungan baru.  Hal ini, tentunya juga berhubungan dengan kemandirian sosial si anak.  Dia mampu main dengan teman baru tanpa didampingi dan juga mampu belajar menyelesaikan masalahnya sendiri.

#Game level2

#day8

#MelatihKemandirian

#KelasBunsayIIP

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s