Siap Sekolah

Sepulang sekolah senin lalu, Raisa bercerita tentang temannya si A yang tidak mau ditinggal ibunya.  Si A menangis bahkan memukul ustadzah.  “Oh… kenapa gitu, ya,” sahut saya memancing.  “mungkin si A takut, Bunda.” logis jawaban Raisa.  “Kalau Raisa gimana, takut nggak belajar di sekolah tanpa ditunggu Bunda?”.  Raisa tersenyum lebar smbil mencomot potongan semangka dia berujar, “Ya, enggak lah, Bun.  Kan ada Allah yang jagain.  Lagian ustadzah dan teman-teman baik semua jadi ngapain takut.”  Saya tersenyum lega.

Sore ini, Raisa dan saya berjibaku di dapur membuat puding untuk bekal sekolah esok hari.  Raisa mau membawa puding coklat dengan fla susu.  Memang dapur menjadi berantakan dan lebih kotor.  Namun, melibatkan anak memasak bekal sekolahnya akan membuat anak lebih semangat ke sekolah.  Selain itu, saya juga bisa melatih Raisa mengenal alat-alat memasak, cara memasak sederhana dan belajar keamanan diri ketika memasak di dapur.  Taraaa, puding coklat sudah jadi tinggal menunggu dingin saja dan siap menjadi bekal sekolah yang sehat.

Seperti biasa, Raisa bagun shubuh dan menjalankan aktivitas pagi.  setelah itu Raisa olahraga jalan pagi keliling komplek bareng Ayah.  Tanpa dikomando. Dia mandi dan berpakaian.  Karena seragamnya belum jadi Raisa memakai baju muslim, tentu saja dia memilih baju pink, warna kesukaannya dipadu dengan kaos kaki warna senanda.  Kali ini, Raisa menyiapkan bekalnya sendiri.  Tangan mungilnya mengambil lima potong puding dan dimasukkan ke tepak.  Menurut Raisa, satu potong akan dimakannya dan sisanya akan diberikan untuk Lyla, Khaira, Qonita dan Kayla.  Saya tersenyum, anakku ini selalu ingat temannya jika memiliki sesuatu.  semoga engkau selalu berbagi, Nak.  Oiya… Raisa juga mengisi botol minumnya sendiri menunjukkan motorik halusnya sudah berkembang sedikit air tumpah tak apalah.  Terpenting bagi saya, Raisa sudah mau melayani dirinya sendiri dan berusaha melakukan dengan baik.  Dan esok, semoga Raisa mampu menghadapi tantangan yang lebih menyenangkan lagi agar kemandiriannya semakin terlatih.

#GameLevel2

#Day9

#MelatihKemandirian

#KelasBunsayIIP

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s